Sabtu, 13 September 2008

Reply For Elsa’s First Four Tags

SAYA orang yang serius! Itu kata Mbak Elsa ketika menebarkan virus First Four Tags kepada saya. Entah itu semacam kata-kata “rayuan” atau apalah sehingga saya mau nanggepin tags-nya, wallahualam! Tetapi yang perlu saya garisbawahi, kalau ada orang bilang bahwa saya orang yang serius, sepertinya ia sedang tidak bicara dengan serius!

Saya belum pernah mendapat tags yang rumit seperti ini. Apalagi menyangkut diri sendiri atau mblejeti hal-hal yang terkait dengan diri sendiri. Meskipun saya bukan termasuk ”blogger madzab anonymous”, namun bukan berarti hal-hal yang saya anggap privat perlu ditampilkan semuanya.

Tetapi baiklah, anggap saja ini sebagai rasa solidaritas sesama Blogger Jombang, maka saya akan mencoba menuntaskan Four Tags dari Mbak Elsa. Semoga tak terkesan narsis dan najis untuk dibaca. Anggap saja postingan ini basa-basi ngabuburit menunggu buka puasa, seperti pesan Mbak Elsa.

4 Kerjaan

Ini tentu sangat merepotkan saya, lha bagaimana tidak merepotkan, saya bukan pekerja tetap, tetapi insyaAllah tetap pekerja. Ya, setidaknya saya sampai sekarang tetap sebagai pekerja meskipun pekerja kelas kuli kasar yang manut ditaruh di manapun dan disuruh-suruh ke manapun. Termasuk blusukan alas mirip Jaka Tarub yang suka masuk hutan keluar hutan. Tak ada fasilitas kantor yang canggih, bersih dan ber-AC. Pun demikian jarang memakai seragam seperti pekerja-pekerja pada umumnya, apalagi memakai dasi. Saya lebih sering dan lebih enjoy memakai jeans belel, kaos plus sepatu kets atau sandal gunung bahkan sandal jepit. Jadi kerjaan semacam apa yang perlu saya sebutkan di sini? Saya sendiri masih bingung mengartikan ”kerjaan” yang dimaksud dari Four Tags Mbak Elsa. Apa kerjaan itu segala aktivitas yang selalu menghasilkan imbalan finansial? Atau segala sesuatu aktivitas baik yang menghasilkan ataupun tidak? Saya pilih opsi yang kedua ini saja, biar saya nggak semakin bingung.

Pertama, pekerjaan utama saya adalah sama dengan titel blog ini, pencangkul. Terserah yang menafsirkan, apa makna kata pencangkul itu.

Kedua, tentu saja searching, browsing, dan googling untuk mencari wangsit dari ”dunia lain” dan sambil membuka jendela blog. Kenapa saya ngeblog? Silahkan klik di sini untuk mencari jawaban selanjutnya.

Ketiga, karena di kompleks tempat tinggal saat ini lagi krisis air, untuk mandi terpaksa saya setiap pagi jam 06.15 WITA harus mengungsi. Jarak yang kami tempuh (kami, saya dan beberapa kawan saya) kurang lebih 2 km. Di mobil kami isi 3 jerigen dan 2 timba ukuran jumbo untuk aktivitas ritual lainnya di siang hari. Ini juga yang membuat awal saya tinggal di pulau kering ini stres berat, karena selama saya tinggal nomaden di berbagai tempat, apalagi di kampung sendiri, belum pernah sampai mandi mengungsi dan dengan frekwensi mandi sehari sekali. Tetapi ini sekarang sudah saya rasakan sebagai pelajaran hidup yang harus saya tempuh, saya nikmati saja dan alhamdhulillah sekarang terasa lebih enjoy dan tak terlalu banyak yang dikeluhkan.

Keempat, lagi-lagi mengambil air! Maklum, sebagian besar Pulau Flores lagi kekeringan. Kering, kering, dan berdebu, itu kondisi umumnya.

4 Tempat Tinggal

Pertama, pastinya Jombang by was born, my love city, meskipun ada di nJombang ndesoe, bukan di tengah kota kayak Mbak Elsa. Maka setiap pulang kampung, ada setangkup haru dalam rindu (pinjam istilah KLA Project) untuk bernostalgia dengan masa silam di Jombang. Saya belum punya rumah, jadi selama di Jombang masih menumpang di rumah orang tua, rumah tempat tumpah darah saya dan tempat memasak bubur merah putih untuk menyambut kehadiran saya di dunia.

Kedua, indekost.

Ketiga, indekost.

Keempat, indekost.

Setidaknya sampai sekarang sudah belasan tempat kost yang pernah saya singgahi sejak tahun 1993 di berbagai wilayah. Di kawasan Jombang Kota saja saya pernah tinggal di Jl. Dr. Soetomo, Jl. Pattimura, Jl. Basuki Rahmat, Jl. Gubernur Suryo dan bahkan Jl. Merdeka, sejalan dengan tokonya Mbak Elsa!

Salah satu ciri rumah kost atau kamar kost yang jadi favorit saya adalah rumah yang jarang ditempati orang alias rumah yang agak seram, yang orang lain pada takut menempatinya, atau kata orang rumah angker. Kenapa? Biasanya harga sewa kamar atau rumah kost seperti ini jauh lebih murah, cocok dengan kantong saya. 


4 Film Yang Sudah 100x Ditonton

Sepertinya saya sulit menjawab point ini. Lha wong saya jarang nonton film, apalagi nonton film di gedung bioskop. Lebih enjoy nonton ludruk, jaranan, atau kethoprak. Harap maklum, selera ndeso saya nggak bisa disembunyikan. Makanya saya agak lebih hafal tokoh-tokoh ludruk terutama yang dari nJombang daripada harus nyebutin para bintang film. Markeso, Cak Durasim, Cak Pono, Kholik, Cak Slamet Sudarmaji, Kuntet, dan Asmuni Srimulat adalah beberapa nama tokoh ludruk dari Jombang yang saya tahu. Saking sukanya dengan ludruk sampai-sampai saya menyimpan dalam file khusus di laptop butut saya ludruk banyolan-nya Kartolo Cs dalam versi MP3.

Kembali ke soal nonton film, meskipun saya jarang nonton film, ada salah satu film yang terpaksa saya tonton berkali-kali walaupun tak sampai 100x, G 30 S PKI. Ya, setidaknya film itu sangat membekas karena saya tonton hampir setiap tahun ketika SD dulu. Selepas mengikuti upacara peringatan hari kelabu itu, kami digiring oleh guru-guru untuk nonton bareng film itu di rumah tokoh desa sekaligus tokoh Golkar di desa, yang dekat dengan sekolah. Ketika kecil saya sudah curiga dengan skenario pemutaran film ini, pasti ada sesuatu yang nggak beres dengan film ini, dan ternyata saat ini? Skenario dalam film itu masih kalah hebat dengan skenario pembuatan dan pemutaran film itu sendiri.

Jadi Mbak Elsa mohon maaf kalau saya tak bisa menyebutkan dengan sempurna point ini.

4 TV Show Favorit
 
TV show dengan TV program kira-kira sama tidak ya? Anggap saja sama, maka TV program yang menjadi favorit saya adalah:


Pertama, Dari Desa ke Desa (TVRI). Sekali lagi selera ndeso saya nggak bisa disembunyikan.


Kedua, Kick Andy (Metro TV).


Ketiga, Republik Mimpi versi lama di Metro TV.


Keempat, apa saja yang penting bukan gosip, sinetron yang penuh misteri dan mistik, atau sinetron yang banyak ustadznya tetapi kerjaannya cuma mengusir dedemit. Saya juga tak anti dengan tontonan semacam Laptop Si Unyil, Jejak Petualang ataupun Bocah Petualang.

4 Makanan Favorit

Pertama, semua makanan yang di masak oleh simbok di kampung. Entah mengapa makanan itu selalu ngangeni padahal dengan bumbu-bumbu yang minimalize. Mungkin masakan simbok penuh bumbu kasih sayang, tulus dan keikhlasan yang menjadikan rasanya ngangeni.
 
Kedua, telo (ubi jalar atau ketela rambat) dan sebangsanya termasuk produk turunannya seperti telo goreng, telo rebus, telo oven (zaman baheula ketika tinggal di Bogor ubi cilembu menjadi salah satu menu favorit saya dengan cara di oven), dan tentu saja rondo royal yang berbahan dasar telo (masih ada nggak ya rondo royal di Jombang?). Saking seringnya makan telo, maka kalau ada orang bilang bahwa otak saya otak telo, saya tak akan membantah apalagi marah. Justru saya akan menyadari sekaligus mensyukurinya. Saya sadar kalau otak saya “otak telo” dan saya bersyukur saya masih diberi otak oleh Tuhan, meskipun kata orang otak telo!

Ketiga, pecel dan makanan sejenisnya seperti rujak, tahu tek dan karedok leunca (makanan khas sunda) serta makanan-makanan kelas pinggir jalan. Kenapa? Disamping rasanya ramah dengan lidah ndeso saya, harganya pun juga ramah dengan kantong.

Keempat, kopi. Sebenarnya agak salah kaprah kalau mengatakan ini sebagai makanan. Tetapi anggap saja ini salah satu jenis makanan-makanan seperti yang saya sebut di atas. Kenapa harus kopi? Silahkan klik di sini untuk alasan lebih lanjut.

4 Situs Favorit

Pertama, situs yang selalu menjadi ladang mencangkul saya ini.
Kedua, situs-situs yang bisa mengasah mata cangkul seperti yang tertera di sidebar blog ini.
Ketiga, situs koran online yang selalu setia setiap saat menemani mencangkul dan nyeruput kopi.
Keempat, situs para tetangga yang menempel di sidebar blog ini, khususon khusus yellow-up-yourlife.blogspot.com............!!! Ini adalah hak mutlak saya dalam menentukan pilihan situs.

4 Target Selanjutnya

4 target berikutnya? Kayaknya saya tak punya target untuk meneruskan Four Tags ini. Tetapi kalau ada yang mau meneruskan dengan sukarela silahkan saja.

4 komentar:

  1. waaaaaaaaaaaaaah....
    Cak Jun menjawab pertanyaan dengan sangat baik dan benar. tepat semuanya!!! hebat!!!!

    karena itu, tak kasih penghargaan buat Cak Jun. ambil di blog ku yaa

    Cak Jun dinobatkan sebagai salah satu blog kreatif yang pernah kukenal. hebat!!!!

    BalasHapus
  2. Selamat ya mas dapat First Four Tagsnya... semoga akan semakin kreatif...

    BalasHapus
  3. Duh mas...aku jadi malu....
    bener mas SUMPAH BUKAN AKU YANG NGASIH PERTANYAAN YANG SERBA 4 ITU!
    BENER!!!! SUMPAH!!!!

    hehe narsis yah aku, wong yg ngasih pertanyaan itu mbak ELSA kok bukan ELSE, (habis mirip seh :D)

    seep mas jun bakal naik kelas, krn kata mbak elsa, jawabannya "baik dan benar"

    BalasHapus
  4. ahaaaa pernah dapet yg beginian... tapi aku cukup tulis garis besarnya saja... hehehe

    BalasHapus

Thanks for your visiting and comments!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...