Minggu, 09 September 2012

Dan Ternyata, Pakdhe Cholik Itu Nyata!

ALHAMDULILLAH, hari minggu siang tadi saya bisa bertemu dengan komandan blogcamp. Siapa lagi kalau bukan Pakdhe Cholik, blogger asal Jombang yang tinggal di Surabaya. Tak hanya Pakdhe Cholik seorang, tetapi juga dengan “pasukannya“ dan beberapa blogger seperti Mbak Elsa, yang sudah saya kenal sejak sekitar 4 tahun lalu di dunia blog, dan Mbak Yuniar yang baru saja saya kenal setelah disebut-sebut Pakdhe Cholik di group facebook “Warung Blogger”. Bukannya tanpa perencanaan pertemuan di sebuah rumah makan di Jombang ini.

Sejak hari kamis lalu, Pakdhe Cholik yang sedang mudik ke Jombang dalam rangka aqiqahan salah satu cucunya, “menempel” ajakan di FB untuk bisa bertemu di Jombang pada hari minggu. Pakdhe Cholik menentukan tempatnya. Saya pun menyanggupi, meskipun sempat eyel-eyelan mengenai alamat yang dimaksud Pakdhe Cholik.

Sebenarnya kopdaran hari minggu ini, saya agak kelabakan melawan trauma semalam sebelumnya. Tepat malam minggu, setelah ada acara di Lamongan, dalam perjalanan pulang ke Jombang dan ketika sampai di kawasan Kabuh, asap mengepul dikendaraan yang saya kendarai. Kontan saja saya langsung menghentikan kendaraan dan langsung keluar dengan kepanikan tinggi. Setelah itu kembali masuk mengambil tas dan membuka pintu sambil mencari tahu datangnya asap dari mana. Orang-orang di sekitar pun tiba-tiba sudah mengerumuni dan membantu saya, untuk memutus aliran listrik dari accu dan lalu menyiram dengan air.

Dalam suasana panik yang entah berapa lama, aliran listrik sudah bisa kami putus. Kalau tidak, entah sudah jadi apa, kemungkinan ledakan yang tak saya inginkan. Dan kalau itu sampai terjadi, kemungkinan kecil kopdar dengan komandan blogcamp akan bisa terjadi. Singkat cerita malam itu saya disibukkan dengan mencari bengkel dan baru saya dapat sekitar jam sembilan malam. Sebuah bengkel di perkampungan kecil yang ternyata antrian "pasiennya" cukup banyak. 

Esoknya saya teringat kalau hari itu ada janji untuk bertemu komandan blogcamp. Berhubung belum selesai "operasi" di bengkel itu, saya memutuskan untuk menuju ke Jombang dengan naik bus jurusan Tuban-Jombang-Malang. Tak sampai sejam, sekitar jam 10.35 saya sudah sampai di terminal Jombang. Langsung mencari angkot sambil mengirim pesan ke Pakdhe Cholik apa sudah di "sasaran"? Beliau menjawab bahwa sudah di "sasaran", wong hanya saya. Jawaban "wong hanya saya", saya terjemahkan "sendiri". Ini membuat saya tak enak, meski jam janjian belum waktunya (jam 11.00), ada perasaan ketidaksopanan, telah men-"cangar" atau membiarkan dalam kesendirian orang tua yang telah mengundang dan datang dari jauh. Dalam hati saya, komandan blogcamp pasti "kesepian" di rumah makan itu. 

Saya pun mempercepat langkah ke lokasi angkot. Suasana terminal tak terlalu ramai, bahkan kios-kios di sekitar terminal tak ada yang buka. Agak asing saya menyaksikan pemandangan ini. Sambil memutar memori kapan terakhir saya masuk kawasan ini. Sepertinya cukup lama, lebih dari sepuluh tahunan. Kala itu suasana sangat ramai, pedagang dan jumlah angkot juga bejibun. Menuju kemana pun dan jam berapapun mudah dan cepat tanpa lama menunggu. 

Di tengah kebingungan saya  mencari angkot yang melewati "sasaran", sempat ditanya seseorang.
"Mau kemana, Mas?`
"Jalan ini, Pak. Angkotnya yang mana ya?" jawab saya sambil bertanya.
"Wah, angkotnya untuk jurusan itu kalau hari minggu tak beroperasi. Naik ojek saja Mas?" Jawab orang itu sambil menawarkan jasa.
"O begitu, kenapa Pak?" tanya saya penasaran.
"Penumpangnya jarang, anak sekolah pada libur, jadi yang beroperasi hanya 1-2 angkot saja, dan itupun lama sekali ngetemnya"
"Ya sudah Pak, bisa mengantarkan saya ke tempat ini?".
"Bisa, Mas. Ongkosnya segini ya?" kata orang itu lagi.
"Baiklah Pak" Jawab saya mengiyakan saja.

Akhinya saya pun menuju "sasaran" dengan diantar ojek. Ini lebih baik, tak pakai menunggu lama, dan sekali lagi saya tak enak jika sempat terlambat dan men-"cangar" atau mengabaikan "kesendirian" komandan blogcamp. Ojek menyusuri jalan pintas di tengah perkampungan sekitar terminal, lalu menuju jalan utama yang menghubungkan Surabaya-Jombang-Solo dan kota-kota sekitarnya. Dan sekitar 10 menit atau jam 10.50 saya sudah sampai "sasaran". Setelah membayar ongkos, saya langsung masuk ke tempat "sasaran" langsung menuju meja yang sudah saya duga sebelumnya, "wong hanya saya". Tetapi apa yang terjadi dan saya lihat? Ternyata Pakdhe Cholik tidak benar-benar "wong hanya saya" atau "sendiri" seperti dalam SMS-nya dan dugaan saya sebelumnya. Pakdhe Cholik di kursi dan meja itu sudah dikerumuni anggota lain, ada istri beliau (saya sebut Budhe Cholik saja), anak, menantu dan cucu, plus Mbak Yuniar dan suaminya. Saya pun langsung menyapa dan menyalami beliau dan pasukannya. 

Anehnya, Pakdhe Cholik tak mau langsung salaman dengan saya, malah ngajak ludrukan  dulu dengan menunjuk Mas yang duduk disebelahnya sebagai "Pakdhe Cholik". Saya pun senyum-senyum saja, dan tak percaya begitu saja. Dibenak saya, meskipun saat ini, kata banyak orang, banyak kumis yang membohongi, tetapi kumis Pakdhe Cholik tak bisa berbohong, :) Begitulah, akhirnya saya bertemu dengan komandan blogcamp di Jombang. Dan, ternyata Pakdhe Cholik itu memang benar-benar nyata!

Sementara itu, dua orang yang namanya sempat disebut Pakdhe di FB belum datang juga. Baru sekitar jam 11.30, Mbak Elsa beserta Baby Dija-nya dan satu asistennya datang.

Dalam pertemuan ini tak ada tema khusus yang dibicarakan. Pembicaraan mengalir saja, ngalor-ngidul, kesana-kemari, tetapi insyaallah tetap bermanfaat. Sambil menikmati hidangan yang beraneka, meskipun banyak makanan di-list yang ternyata kosong, kami membicarakan masalah per-blogging-an, para blogger Jombang, Jombang masa lalu, termasuk juga kisah "salah alamat" Pakdhe Cholik. Dan salah satu info yang saya dapatkan dari kopdaran ini, ternyata Pakdhe Cholik, kalau saya tak salah dengar, mengelola 20 blog dengan tema yang berbeda-beda. Luar biasa! 20 blog! Saya sendiri yang (sok) masih muda mengelola 2-3 blog saja tak terawat dengan baik.

Sementara Mbak Elsa sejauh ini mengelola 4 blog. Yang paling saya kenal sejak sekitar lebih dari empat tahun lalu, setelah jejak comment-nya nyangkut di salah satu postingan saya, adalah blog pertamanya yang "yellow" itu, yang serba kuning. Blog yang paling banyak mengulas kisah perjalanannya ke tempat-tempat eksotis di berbagai wilayah di Indonesia dan banyak negara lainnya.

Kemudian Mbak Yuniar, setelah "melirik" FB-nya, ternyata juga mengelola dua blog yang berbeda "juragan", pada blogspot dan blogdetik.

Ya, itulah beberapa hal yang sempat kami obrolkan. Sebenarnya masih banyak hal-hal lain yang diobrolkan yang kalau ditulis mungkin bisa membuat "keriting" jari-jemari ini dan harus menenggak kopi bercangkir-cangkir untuk mengganjal mata menjelang jam 24.00 ini.

Acara kopdar pun kami akhiri sekitar jam 12.30. Sebelum kami "semburat", disempatkan dulu berfoto-foto. Untuk foto-fotonya,sepertinya Pakde Cholik, Mbak Elsa dan Mbak Yuniar yang paling banyak take. Saya sendiri tak terlalu banyak ambil gambar. Selepas itu, kami langsung saling berpamitan. Saya sendiri langsung menuju jalan, mencari bus kembali arah Tuban, tak sampai 3 menit sudah ada bus yang lewat, saya kembali ke TKP semalam yang membuat saya sampai saat ini masih menyisakan trauma. Sugeng kepanggihan wonten wedal lintunipun, see you next time, sampai jumpa lagi di lain waktu!


Tulisan lainnya:
Blogger Jombang, Perlukah Membentuk Komunitas?
Gara-gara Ngeblog, Saya Dimintai Pertanggunganjawaban oleh Seorang Lelaki yang Istrinya sedang Hamil!

25 komentar:

  1. wah cerita Traumanya bikin nyesek juga Mas, hehehee...


    judul post ini bagus Banget Mas ... hehehee..

    BalasHapus
  2. waduh, mobilnya berasap ya Mas, semoga sekarang (tentu) sudah beres. aha..., kopdar dengan Pakde, dkk. asyik banget tuh. Semoga lain waktu sy bisa ngikut ya, Mas.

    BalasHapus
  3. pakde usil juga ya.. hehehe...

    semoga mobilnya cpt selesai perbaikannya ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau nggak usil bukan Pakdhe Cholik namanya :)

      Hapus
  4. Mana buktinya kalau Pakdhe itu nyata, Kang Jun?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buktinya saya kantongi sendiri Mas Walank :)

      Hapus
  5. Senengnya bisa kopdar dgn teman² dunia maya ya, sayang bgt fotonya kok gak jelas ya mas Jun? hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto2 yg lebih jelas bisa "nyeberang" ke postingannya Pakdhe dan Mbak Elsa saja Mbak Mel :)

      Hapus
  6. Mas Jun terima kasih telah berkenan menghadiri ajakan saya. Jadi tambah kenalan dan sedulur tho.
    Kapan2 tak nglencer ke Wonosalam deh, ingin tahu pohon duren
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo Pakde, terima kasih perjumpaan dan perjamuan kemarin...!

      Hapus
    2. seruuu.. terharu melihat perjuangan mas jun menepati janji.. sedangkan saya sdh lumayan dekat lokasi (pulo dan lokasi lbh dekat drpada dr kabuh) malah nglenyer pulang krn anak2 rewel binti mbrekelee.. saya hanya mikir ga boleh jd ortu egois nurutin kepinginan kopdaran smntara anak2 sy pasti nggak suka (bayangan saya acara orang gede2 tok, anak2 pst ngaco n ganggu klo bete hehe eh ternyata banyak anak kecilnya jg).. ya sudahlah.. rasa hati nyesel tp emang belum dikersakne bertemu.. smoga nextime sy dpt ajakan lagi, syukur2 punya rejeki buat mengundang :)

      Hapus
  7. saya juga mau ikut pakdhe...
    kapan pesta durennya??

    hehehheee

    BalasHapus
  8. terkadang wajah yang di dunia maya dan di dunia nyata bisa benar-benar berbeda juga lhooo...

    BalasHapus
  9. akhirnya ketemu dg Pakdhe ya Om :)
    salam kenal :)

    BalasHapus
  10. waaah seru banget yaa ..
    ketemu di dunia nyata itu memang lebih asik ..
    jadi pngen, kapan ya aku ada yang ngajakin kopdar :D

    BalasHapus
  11. Kapan2 saya pengen buktikan sendiri ah kalau pakde Cholik itu nyata

    BalasHapus
  12. Jadi Mas Jun sengaja datang dari Lamongan khusu untuk ikut kopdar saja? bener-bener jempol untuk semangatnya..
    Salam kenal ya balik ya Mas Jun :)

    BalasHapus
  13. ceritanya seru banget, tapi saya cari2 foto2nya ndak ada, Mas. Tapi untungnya bukan Hoax ya karena teman2 yg laen udah posting juga, hihihi

    salam kenal ya mas...
    izin follow

    BalasHapus
  14. Ciyee yang ketemu pakdhe, kopdar sama niar kapan yaa om jun :D

    BalasHapus
  15. Idihh kapan nih aqu d ajak kpdar Om !! Follow succes !!

    BalasHapus
  16. great article, salam ya buat pakde cholik :D

    BalasHapus

Thanks for your visiting and comments!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...