Senin, 27 Agustus 2012

Gereja Tua Mojowarno, Makam Gus Dur, dan Kikil Mojosongo

Ringin Contong (Sumber: jombangkab.go.id)
BEBERAPA waktu lalu, sekitar pertengahan bulan puasa, saya sempat mengantar dua “tamu” dari luar kota. Karena acara “utama” sudah selesai, beliau berdua ini minta untuk diantar jalan-jalan ke tempat-tempat yang “unik” di Jombang, sekaligus ngabuburit, menunggu waktu berbuka. Beliau menyebut dua  tempat utama yang ingin dikunjungi plus satu kuliner khas Jombang. Sebelum menanyakan, saya menduga beliau berdua sudah “berkunjung” lebih dahulu ke tempat-tempat yang disebutkan itu melalui dunia maya. Dan benar juga, setelah saya tanyakan memang sebelum menginjakkan kaki di Jombang, sudah mencari beberapa informasi di internet tentang Jombang.

Idul Fitri dan Urbanisasi Kaum Tani

Sumber: kompas.com
SUDAH menjadi tradisi, selepas Idul Fitri orang-orang berbondong-bondong kembali ke kota setelah hampir sepekan berlebaran di kampung halaman. Tak jarang dari mereka juga membawa sanak saudara menjadi kaum urban baru demi meraih peruntungan di kota-kota besar. Tak dapat disangkal, sampai sekarang Jakarta dan kota-kota di sekitarnya masih tetap menjadi salah satu kota utama tujuan kaum urban untuk mengadu peruntungan.

Jumat, 17 Agustus 2012

Mau Menikmati Soto Dok Jombang, Siapkan Jantung Anda!

Sumber gambar: wargajombang.com
APA hubungannya Soto Dok dengan Jantung Anda? Sangat erat. Tetapi saya tak akan membahas lebih dulu masalah hubungan ini. Saya hanya ingin berbagi tentang salah satu kuliner khas Jombang yang sangat unik dalam penyajiannya. Soto Dok, ya inilah salah satu jenis kuliner yang sangat populer di Jombang. Bahkan beberapa tahun lalu, kalau tak salah telah di-perdakan menjadi makanan khas Jombang.

Kamis, 16 Agustus 2012

Download Materi Ekonomi Manajerial Karya Dominick Salvatore

BUKU dengan judul Managerial Economics in a Global Economy with Economic Applications Card ini merupakan buku teks untuk mata kuliah ekonomi manajerial yang diberikan di sebagian besar fakultas ekonomi dan program bisnis. Walaupun merupakan ilmu terapan, buku ini mempunyai dasar analisis yang kuat. Pembahasan yang lengkap untuk setiap topik yang dicakup juga dilengkapi dengan kasus-kasus menarik serta alat dan metode manajerial modern. Buku ini juga telah diterjemahkan dalam bahas Indoensia yang terbagi menjadi beberapa edisi. Untuk men-download materi ini (dalam format poin-poin atau power point), tinggal "click" pada bab atau chapter, kemudian "open" atau "save as".  

Sabtu, 11 Agustus 2012

Download Materi Buku Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan Karya Frederic S. Mishkin

BUKU karya Frederic S. Mishkin ini sedikit banyak dilatarbelakangi oleh peristiwa bersejarah ekonomi dan krisis keuangan pada akhir tahun 2008 yang mengubah seluruh lanskap uang dan perbankan. Disajikan dengan unik yang menggambarkan kondisi keuangan dan perbankan terakhir serta menjelaskan isu-isu terbaru. Buku dengan judul The Economics of Money, Banking, and Financial Markets ini terbagi menjadi dua bagian dan 25 bab ditambah suplemen atau tambahan. Bagian pertama membahas masalah pernbangkan, sementara bagian kedua membahas masalah ekonomi moneter. Berikut rinciannya: 

Jumat, 10 Agustus 2012

Inilah Isi Ceramah Rhoma Irama yang Diduga Berbau SARA

Sumber: thejakartapos.com
BEBERAPA hari terakhir kita disibukkan oleh "penampilan" terbaru dari Raja Dangdut, Rhoma Irama di berbagai "panggung" media. Bukan dangdutan yang ditampilkan, tetapi terkait dengan pemanggilan Panitia Pengawas Pemilu DKI, yang menduga pedangdut ini melakukan pelanggaran pemilu karena diduga menggunakan isu SARA untuk kampanye hitam dalam "dakwah"-nya di sebuah tempat ibadah. Lalu seperti apa isi ceramah pedangdut yang mengaku sebagai pemuka agama ini dan beberapa kali berganti pasangan ini? Berikut isi ceramah yang diduga menggunakan isu SARA untuk kepentingan kampanye hitam yang saya nukil dari sindonews:

Minggu, 05 Agustus 2012

Gus Dur, Ziarah Kubur, dan Syirik Itu

BEBERAPA waktu lalu, ada sebuah artikel di harian nasional yang menulis tentang “berkah” makam Gus Dur di Tebuireng Jombang. Kurang lebihnya, artikel itu menulis tentang efek ekonomi sejak Gus Dur dimakamkan di Tebuireng hampir 3 tahun lalu. Sejak itu, hampir setiap hari ribuan pengunjung menyemut untuk “berziarah” ke makam Gus Dur. Mereka datang dari berbagai kelompok masyarakat. Akibat berikutnya, banyak masyarakat yang membuka usaha (perdagangan) di kawasan Tebuireng. Kawasan Tebuireng yang di jaman kolonial belanda menjadi kota “metropolitan”, makin ramai saja oleh kehadiran “pengusaha-pengusaha” baru ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...