Jumat, 17 Desember 2010

Siapa yang Paling Tahu Gerakan PKI?

MENYIMAK tulisan-tulisan di blog kanal kompas yang membahas tentang PKI yang keluar dari mulut seorang politisi kayaknya sangat menarik. Ada beberapa kompasianer yang mengulasnya dari beberapa sudut pandang. Ini muncul berangkai setelah kasus unjuk rasa masyarakat Yogyakarta yang melawan "pemerintahan demokrat" di bawah kendali SBY yang menginginkan pemilihan langsung Gubernur Yogyakarta. Unjuk rasa yang dilakukan puluhan ribu orang di Yogyakarta itu pun akhirnya memicu mulut politisi itu njeplak. Nah, ucapannya inilah yang akhirnya memicu beberapa kompasianer untuk mengulasnya. Politisi itu melihat aksi masyarakat Yogyakarta yang pro penetapan, sama sekali tidak mencerminkan masyarakat Yogya, bahkan dia menyamakan aksi tersebut seperti aksi massa PKI pada tahun 1965.


Sebenarnya tak hanya politisi itu yang mengatakan begitu, bekas Rektor Universitas Gajah Mada Ichlasul Amal pun menilai bahwa cara show of force atau menunjukkan kekuatan besar dengan mengerahkan ribuan massa, adalah cara lama yang dilakukan PKI dulu dalam mem-fait accompli keputusan Keraton dengan masyarakat Yogya. Karena itu, dia merasa aneh kenapa cara lama ini kemudian malah dipakai Keraton untuk mem-fait accompli keputusan pemerintah [Sumber di sini] meskipun kemudian dibantahnya [Sumber: di sini].

Sesunguhnya saya bingung untuk menentukan siapa yang PKI dan siapa yang paling tahu gerakan PKI itu? Ketika kata "PKI" itu muncul, yang terbersit di benak saya adalah darah, pembantaian para jenderal dan doktrin pelajaran sejarah sewaktu SD. Harap makhlum, ketika SD, saya tak hanya dicekokin "dongeng" dari guru-guru saya, tetapi juga hampir tiap tahun saya juga "terpaksa" menonton film G 30 S PKI yang ketika itu selalu ditayangkan di TVRI. Tokoh-tokoh yang sering disebut PKI yang terkenal adalah DN Aidit dan Letkol Untung. Selain itu, kalimat yang paling saya ingat sampai sekarang adalah: "Darah itu merah, Jenderal!", yang entah siapa yang mengucapkan dalam film itu.

Lalu apa hubungannya dengan aksi massa di Yogyakarta? Kayaknya sih tak ada hubungannya, cuma hanya ada masalah. Masalahnya adalah ucapan dua orang ternama tersebut yang menghubung-hubungkan aksi massa itu dengan aksi massa PKI jaman dulu. Kok mereka berdua tahu? Entahlah, mungkin saja mereka punya "indera" kesekian. Tetapi bagi saya yang masih bingung ini, sederhana saja menilainya, yang paling tahu gerakan PKI adalah pertama, Tuhan Sang Penguasa Jagat; kedua, Malaikat yang diutus Tuhan untuk mencatat segala amal perbuatan manusia; ketiga, jin, dedemit dan makhluk halus lainnya yang memungkinkan ngintip dan nguping rapatnya PKI; dan yang keempat yang paling tahu gerakan PKI adalah PKI itu sendiri!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks for your visiting and comments!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...