Jumat, 17 Desember 2010

Siapa yang Paling Tahu Gerakan PKI?

MENYIMAK tulisan-tulisan di blog kanal kompas yang membahas tentang PKI yang keluar dari mulut seorang politisi kayaknya sangat menarik. Ada beberapa kompasianer yang mengulasnya dari beberapa sudut pandang. Ini muncul berangkai setelah kasus unjuk rasa masyarakat Yogyakarta yang melawan "pemerintahan demokrat" di bawah kendali SBY yang menginginkan pemilihan langsung Gubernur Yogyakarta. Unjuk rasa yang dilakukan puluhan ribu orang di Yogyakarta itu pun akhirnya memicu mulut politisi itu njeplak. Nah, ucapannya inilah yang akhirnya memicu beberapa kompasianer untuk mengulasnya. Politisi itu melihat aksi masyarakat Yogyakarta yang pro penetapan, sama sekali tidak mencerminkan masyarakat Yogya, bahkan dia menyamakan aksi tersebut seperti aksi massa PKI pada tahun 1965.

Selasa, 02 November 2010

Nurdin Halid Menjadi "Juru Kunci" Gunung Merapi?

KALAU bukan karena teman yang menulis status di FB-nya yang bersumber dari status akun twitter Anggota DPR RI dari PDI-P, Pramono Anung, mungkin saya tak tergerak untuk membuat tulisan ini. Awalnya saya senyum-senyum sendiri membacanya, namun beberapa detik berikutnya dahi saya berkerut-kerut mencari-cari apa hubungan antara Nurdin Halid, mantan orang yang dipenjara sekaligus dipercaya menjadi pentholan PSSI, dengan juru kunci Gunung Merapi.

Jumat, 24 September 2010

Land Reform di Hari Tani

PADA 24 September 2010 ini, diperingati 50 tahun Hari Tani. Sangat tepat bila peringatan Hari Tani ini dijadikan momentum untuk memperjuangkan hak-hak petani yang selama ini terpinggirkan, terutama yang terkait dengan akses tanah.

Momentum Hari Tani memang lahir sejak adanya Undang-undang Pembaruan Agraria (UUPA) No 5 Tahun 1960 pada masa pemerintahan Soekarno. Produk kebijakan ini secara umum bertujuan untuk merombak struktur penguasaan dan penggunaan tanah yang tidak adil melalui program land reform.

Senin, 20 September 2010

Di Jombang, Masjid dan Gereja pun Satu Tembok!

SAYA tak habis pikir, apa yang menyebabkan “konflik” di Ciketing, Bekasi hingga menimbulkan peristiwa berdarah-darah. Saya tak ingin berdebat siapa yang salah, siapa yang benar, siapa yang memancing di air keruh, atau bahkan siapa yang membuat air itu menjadi keruh. Tetapi sungguh saya semakin terheran-heran, beragama kok pakai berantem sampai berdarah-darah, apapun motivasinya. Apalagi ini di Bekasi yang notabene dekat dengan Jakarta yang dianggap pusat "modernitas", pusat "peradaban" dan kebudayaan Indonesia.

Minggu, 29 Agustus 2010

Jombang-Kairo, Jombang-Chicago: Petualangan Dua Pendekar Jombang

JUDUL ini saya adaptasi dari sebuah judul buku “Jombang-Kairo, Jombang-Chicago: Sintesis Pemikiran Gus Dur dan Cak Nur dalam Pembaruan Islam di Indonesia”, yang terbit awal tahun 2005 lalu karya Syamsul Bakri dan Mudhofir. Buku lama yang saya beli ketika saya masih tinggal di kota hujan, Februari 2005 silam. Cukup lama memang untuk mereviewnya kembali. Buku ini intinya mengulas petualangan (pemikiran) dua pendekar Jombang yang malang melintang dipercaturan dunia pemikiran.

Jumat, 20 Agustus 2010

Romantisme Suatu Malam yang Tak Romantis

MALAM ini tepat tanggal 14 menurut penanggalan Jawa, yang berarti purnama telah tiba. Bentuk bulan di langit begitu ndadari, bulat sempurna. Cahaya rembulan yang ndadari kali ini cukup menerangi langkahku untuk menyusuri lorong-lorong perkampungan lingkar kampus. Sejak lepas maghrib tadi aku langsung cabut dari kamar kost, mau mengetik proposal risetku. Malam ini aku terpaksa menumpang mengetik di tempat seorang kawan. Komputer jadulku sedang mogok, entah kenapa mogok, seperti buruh pabrik saja yang sering mogok akibat dibayar ala kadarnya.

Sabtu, 17 Juli 2010

Jejak Wallace di Jombang

DALAM berbagai catatan sejarah, naturalis asal British, Alfred Russel Wallace, yang juga menciptakan sebuah garis imajiner sebagai batas pemisah fauna dan dikenal sebagai Garis Wallacea, pernah singgah sementara waktu di Jombang pada tahun 1861.

Rabu, 02 Juni 2010

Jombang (Bukan) Kota Beriman?

SERINGKALI dalam obrolsn atau cangkrukan di pinggir sawah atau ladang, terlontar pertanyaan seperti ini: “Dimana sih letak keberimanan Jombang sesungguhnya, mosok tiap hari disuguhi berita elek-elek dan terutama berita mesum-mesum”. Pertanyaan “sensitif” yang seringkali susah-susah gampang untuk menjawabnya.

Selasa, 25 Mei 2010

Bank Pertanian Berbasis Syariah, Mengapa Tidak?

PEMBANGUNAN pertanian yang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan petani melalui peningkatan produktivitas usahatani dan nilai tambah produk serta distribusi hasil pertanian, sangat membutuhkan dukungan modal terutama modal dalam bentuk finansial. Namun masalahnya, modal finansial inilah yang seringkali menjadi kendala utama dalam usaha di bidang pertanian. Sementara itu, pihak perbankan belum memberikan dukungan optimal dalam meningkatkan jumlah penyaluran kredit dan kemudahan memperoleh pinjaman modal kepada sektor pertanian khususnya para petani kecil.



Rabu, 31 Maret 2010

Download Gratis Buku Barack Obama

SEPANJANG bulan maret ini kita mungkin dibuat “sibuk” dengan rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke Indonesia. Berbagai acara penyambutan pun telah direncanakan dengan seksama dan sesempurna mungkin. Sayangnya, rencana kedatangan Barack Obama tertunda hingga dua kali di bulan Maret ini, hingga rencana terakhir memutuskan akan datang ke Indonesia sekitar bulan Juni nanti. Tentu banyak yang kecewa, termasuk Obama sendiri dalam wawancaranya dengan RCTI beberapa waktu lalu juga menyampaikan kekecewaannya atas penundaan kunjungannya.

Kamis, 25 Februari 2010

Jombang, Nasi Aking dan Ketahanan Pangan

MOMENTUM yang tepat! Itulah kegiatan kawan-kawan Jombang di Bogor yang tergabung dalam Jombang AgroStudent Community [JAC-IPB, sebuah organisasi mahasiswa daerah asal Jombang di Institut Pertanian Bogor yang dideklarasikan pada tanggal 15 Oktober 2005] mengadakan kegiatan seminar di Jombang dengan tema “Peran Pendidikan dan Pertanian dalam Membangun Ketahanan Pangan”, pada tanggal 7 Februari 2010 yang lalu di Ruang Bung Tomo, Pemda Jombang, dengan jumlah peserta yang membludak dan ‘meledak’. Kenapa?

Sabtu, 20 Februari 2010

Teologi Pembebasan Petani

SELAMA ini bangsa kita dikenal sebagai bangsa agraris. Di samping itu, kita juga dikenal sebagai bangsa yang agamis. Namun, ironisnya, sebagai bangsa agraris dan agamis, sektor pertanian kurang mendapat perhatian kita semua, termasuk kaum agamawan.

Berbagai persoalan di sektor pertanian masih saja mendera bertubi-tubi. Mulai dari masalah sarana dan prasarana produksi, kebijakan harga produk, kebijakan pertanahan, sistem distribusi, kemiskinan petani, dan sebagainya. Sedangkan peran para agamawan sepertinya telah jauh meninggalkan “lahan-lahan pertanian” dan lebih tertarik menguliti bahkan menggeluti masalah-masalah politik praktis.

Selasa, 19 Januari 2010

Ada “Dialog Bangsat” di Pansus Century

BEBERAPA waktu lalu kita disuguhi berita menarik, mungkin juga menjengkelkan dan memuakkan, yaitu “dialog bangsat” antara Ruhut Sitompul dan Gayus Lumbun, keduanya anggota DPR yang (katanya) terhormat dan tergabung dalam Pansus Century, masing-masing dari Partai Demokrat dan PDIP. Saya hanya membayangkan, seandainya Gus Dur masih sempat melihat “dagelan” anggota DPR ini pasti akan mengeluarkan “fatwa” lagi, seperti ketika ia mengeluarkan “fatwa” bahwa DPR kayak anak TK. Dan inilah “dialog bangsat” itu yang saya dapatkan dari harian Jawa Pos, edisi 7 Januari 2010.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...