Kamis, 03 September 2009

“Buku Biru” atas Pemikiran Cak Nur

TAK mudah menafsirkan pemikiran-pemikiran Nurcholish Madjid dengan cara pandangnya yang unik bahkan seringkali berlawanan dengan mainstream pada umumnya. Cak Nur, sebutan akrabnya, dilahirkan di kota santri, Jombang, 17 Maret 1939 dari keluarga dengan tradisi pesantren yang kental. Tradisi pesantrennya semakin kuat dengan memasuki ranah kehidupan pesantren di Darul Ulum Jombang, yang ketika itu masih dianggap mewakili stereotip pesantren tradisional dan di pondok modern Darussalam Gontor. Meskipun demikian, pemikirannya bukan lantas mewakili stereotip pesantren tradisional. Ia bahkan dikenal sebagai pemikir modernis Islam terkemuka jauh hari sebelum "nyantri" di Chicago.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...