Kamis, 29 Januari 2009

Penyapu dalam Gerbong Kereta

PADA hari Sabtu lalu (24/01), ketika saya melakukan perjalanan “napak tilas” menggunakan jasa KRL kelas ekonomi jurusan Bogor–Jakarta, suasana gerbong kereta sepertinya tak banyak berubah seperti jaman baheula ketika saya masih tinggal di Bogor. Sumpek, panas, banyak pengamen, pengemis, pedagang asongan yang mondar-mandir menawarkan beranekaragam barang dagangan, mulai pulsa, boneka, mainan anak-anak, buah-buahan, koran, buku, permen, pembersih telinga, amplop dan sebagainya. Ya, gerbong kereta tak ubahnya pasar berjalan yang menawarkan segala kebutuhan kita sehari-hari. Tak ketinggalan pula, dan ini yang menjadi perhatian saya, penyapu dalam gerbong kereta. Entah mengapa tiba-tiba saja perasaan (sok) sentimentil saya muncul. Kasihan, iba, ketakberdayaan, ingin menangis, sedih dan gundah berkecamuk dalam dada ketika melihatnya.

Rabu, 14 Januari 2009

Jejak Flores (2): Sikka, Desa Tua yang Terlupa!

JARUM jam baru menunjukkan angka 07.15 WITA, ketika kami meninggalkan homestay di Kota Maumere, ibukota Kabupaten Sikka. Agenda kami hari ini adalah menuju kawasan pesisir pantai Desa Sikka untuk melakukan penyelaman di beberapa titik. Desa Sikka adalah desa yang menjadi cikal bakal Kabupaten Sikka yang beberapa waktu lalu saya sempat menuliskannya. Silahkan klik di sini untuk melihat posting-an sebelumnya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...