Kamis, 05 April 2007

Urgensi Otonomi Petani

SELAMA ini secara umum posisi petani kita lemah dengan tingkat ketergantungan dan risiko usaha tani yang sangat tinggi. Contoh nyatanya, di awal musim petani kita sering kali sudah dihadapkan pada sulitnya mengakses bibit, pupuk, dan berbagai sarana produksi lainnya akibat harga yang mahal dan atau terjadi kelangkaan.

Mereka sangat tergantung pada perusahaan-perusahaan dan distributor penyedia input-input tersebut. Belum lagi kondisi alam tidak menentu akibat rusaknya lingkungan mikro dan makro, ditambah lagi dominasi tengkulak di pasar-pasar produk pertanian. Petani dengan segala keterbatasannya sering kali dirugikan, bahkan terjerat utang, karena ketiadaan modal terutama di awal musim tanam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...